Highlighted Posts

SMP
Type Here to Get Search Results !

SMP Muhammadiyah Terpadu Moga Gelar Pembelajaran Kokurikuler melalui Kunjungan Produksi Susu Kambing Etawa

Kegiatan Kokurikuler

WWW.SMPMUHMOGA.SCH.ID - SMP Muhammadiyah Terpadu Moga kembali menghadirkan inovasi pembelajaran melalui kegiatan kokurikuler lintas disiplin ilmu, yang kali ini diwujudkan dalam kunjungan edukatif ke produksi susu kambing Etawa di Desa Tumanggal, Kecamatan Moga, pada Sabtu, 22 November 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran kokurikuler yang memadukan berbagai mata pelajaran lintas disiplin ilmu. Sebelum kunjungan lapangan, siswa mengikuti sesi pendalaman dan penguatan materi di kelas, mulai dari pembentukan kelompok, diskusi, hingga perencanaan kegiatan. Pembelajaran tersebut dirancang untuk memperkuat kompetensi akademik sekaligus menumbuhkan kemandirian dan karakter sesuai delapan dimensi profil lulusan.

Koordinator Kokurikuler, Betab Astriadi Prawiro, S.Pd., menegaskan pentingnya pembelajaran kolaboratif lintas disiplin ilmu yang memberi ruang eksplorasi lebih luas bagi siswa.
“Kegiatan kokurikuler ini bukan sekadar tambahan jam belajar, tetapi wadah bagi siswa untuk memperdalam materi melalui pengalaman nyata dan kerja kolaboratif lintas mata pelajaran,” ujarnya.

Dalam kunjungan ke lokasi produksi susu kambing Etawa, siswa melakukan observasi langsung. Pengalaman kontekstual ini memungkinkan mereka menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan praktik di lapangan, sekaligus mengasah keterampilan literasi, komunikasi, dan pemecahan masalah.

Kepala SMP Muhammadiyah Terpadu Moga, Farida Martiani, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi terhadap sinergi guru dan siswa dalam pelaksanaan program ini.
“Kami berharap kegiatan kokurikuler seperti ini dapat memperkuat capaian akademik sekaligus menumbuhkan budaya belajar yang positif dan berkelanjutan. Ini sejalan dengan visi sekolah: religius, mandiri, dan berprestasi,” tuturnya.

Seluruh proses perencanaan hingga asesmen kegiatan dilakukan oleh tim kerja kokurikuler yang melibatkan guru mata pelajaran, kepala sekolah, serta koordinator kokurikuler. Evaluasi berkala dan forum refleksi juga direncanakan untuk memastikan program tetap relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Perencanaan dilakukan melalui serangkaian rapat koordinasi. Merancang kegiatan, merumuskan target capaian belajar tiap mata pelajaran, serta menyepakati metode pembelajaran aktif seperti diskusi, eksperimen, pemecahan masalah, telaah kasus, dan literasi teks. Pendekatan ini menekankan bahwa kokurikuler bukan sekadar pergantian jam belajar, tetapi wadah bagi siswa dan guru untuk berkolaborasi memperdalam materi dan melatih keterampilan berpikir kritis.

Dengan dukungan penuh dari seluruh warga sekolah, SMP Muhammadiyah Terpadu Moga optimistis bahwa kegiatan kokurikuler ini akan menjadi wahana penting dalam membangun pengalaman belajar yang lebih bermakna dan kontekstual bagi para siswa.














































Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.